Implementasi Outcome Based Education pada Prodi S1 Teknik Informatika

Diumumkan kepada semua mahasiswa S1 Teknik Informatika, bahwa mulai semester ini (Ganjil 2016/2017) Prodi S1 Teknik Informatika akan mengimplementasikan Outcome Based Education pada setiap perkuliahan (standar Akreditasi Internasional IABEE). Beberapa konsekuensi dari hal tersebut antara lain :
1. Pada setiap mata kuliah terdapat beberapa Course Learning Outcome (CLO) yang harus dicapai oleh setiap mahasiswa.
2. Evaluasi Mata Kuliah (misal : Kuis, Tugas, UTS, dan UAS) akan merujuk pada CLO yang telah ditetapkan.
3. Mahasiswa dinyatakan lulus pada suatu mata kuliah jika mahasiswa tersebut lulus pada setiap CLO.
4. Jika terdapat CLO yang belum lulus, maka mahasiswa berhak untuk melakukan remedial khusus untuk CLO yang belum lulus sebanyak 1 kali. Remedial rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 28 Desember 2016 – 5 Januari 2017. Nilai maksimum untuk setiap CLO yang diremedialkan adalah range nilai batas bawah kelulusan CLO tersebut (Range Nilai C).

Contoh Kasus:
Mata kuliah Matriks dan Ruang Vektor memiliki 4 CLO yaitu :
1. Mampu menggunakan operasi baris elementer untuk menentukan solusi sistem persamaan linear.
2. …
3. …
4. …

Nilai minimum kelulusan setiap CLO adalah 50. Andi mendapat nilai CLO1=40, CLO2=60, CLO3=80, CLO4=100, maka Nilai Rata-Rata CLO adalah 70. Namun Andi belum dinyatakan lulus MK tersebut, karena belum lulus pada CLO1 (40<50). Andi memiliki Hak untuk melakukan Remedial khusus untuk CLO1. Jika dinyatakan lulus pada Remedial, maka nilai CLO1 Andi menjadi 50-60 (range nilai C), misal 60. Sehingga nilai rata-rata akhir adalah 75 setara dengan AB. Namun, jika Andi tidak menggunakan Haknya untuk melakukan Remedial, maka nilai akhir Andi adalah E.

Written by