
Mahasiswa Informatika Telkom University Edukasi Keamanan Siber Melalui Workshop “Cerdas AI, Aman Online” di SMP Telkom Bandung
Mahasiswa Program Studi S1 Informatika Fakultas Informatika Universitas Telkom melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (IUM) dengan bimbingan dosen Dr. Imelda Atastina, S.Si., M.T. melalui kegiatan bertajuk “Cerdas AI, Aman Online: Workshop Proteksi Diri dari Bahaya Scam & Phishing untuk Generasi Digital” di SMP Telkom Bandung. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan kesadaran keamanan siber siswa di tengah pesatnya perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI).
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 16 April 2026 ini diikuti oleh siswa kelas VII-E SMP Telkom Bandung. Melalui workshop tersebut, peserta diperkenalkan pada berbagai bentuk ancaman digital modern, khususnya scam dan phishing yang kini semakin berkembang dengan memanfaatkan teknologi AI. Siswa diberikan pemahaman mengenai bagaimana pelaku kejahatan siber memanfaatkan AI untuk membuat pesan penipuan yang lebih realistis, personal, dan sulit dikenali.
Pada sesi pemaparan materi, tim mahasiswa menjelaskan konsep AI sebagai teknologi yang memiliki banyak manfaat namun juga dapat disalahgunakan untuk melakukan berbagai bentuk kejahatan digital. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan phishing modern, bahaya deepfake dan voice cloning, modus penipuan yang sering menyasar remaja, bahaya mengunduh APK dari sumber tidak resmi, serta cara mengenali tautan phishing melalui pemeriksaan alamat URL dan keamanan situs web.
Untuk meningkatkan keterlibatan peserta, kegiatan dilengkapi dengan simulasi phishing interaktif dan kuis digital yang memungkinkan siswa belajar secara langsung melalui studi kasus nyata. Melalui pendekatan learning by doing, siswa diajak menjadi “detektif digital” yang mampu membedakan tautan aman dan berbahaya. Selain itu, tim juga menyediakan modul edukasi digital dan media pembelajaran interaktif sebagai luaran kegiatan yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh pihak sekolah.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dan mendapatkan respons positif dari para peserta. Berdasarkan hasil survei kepuasan, mayoritas siswa menyatakan bahwa materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan, mudah dipahami, serta berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan di masa mendatang. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi keamanan siber sejak dini menjadi langkah penting dalam membentuk generasi digital yang lebih cerdas, kritis, dan aman dalam menggunakan teknologi.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama antara tim pelaksana dan siswa-siswi SMP Telkom Bandung sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta. Melalui program ini, mahasiswa Informatika Universitas Telkom berharap dapat menanamkan prinsip “Think Before You Click” dan “Filter Before Sharing”, sehingga siswa mampu melindungi diri dari berbagai ancaman digital yang terus berkembang di era AI.
